Akhir Semester Ini

Well, akhirnya semester tiga yang penuh tugas, asistensi, ngajar praktikum, tugas-tugas kuliah, sampai proyek-proyek sampingan berakhir sudah. Its time to enjoy the long holiday!! Tapi, eits. Memasuki akhir ujian semester, saya jatuh sakit. Ngga tanggung-tanggung, kena DB dan Tifus sekaligus. Untung ujian hanya tinggal OR (operational research) saja. Meski terseok-seok ngerjain, tapi masih bisa di handle lah ya.

Seminggu terkapar tidak berdaya di kosan karena terserang duet mesra penyakit ini, akhirnya saya memutuskan pulang kampung. Dengan pemikiran saat itu, paling ngga ada yang ngerawat kalo sakit dirumah. Jumat malam, saya cabut dari Bandung. Sabtu pagi sampai di tegal, dan langsung masuk rumah sakit.

Tiga hari saya dirumah sakit. Tangan di cancang dengan infus, tenaga habis digerogoti DB, badan linu-linu diserang tifus. Mantab banget penyakit saya saat itu. Untung ada keluarga yang selalu mensupport saya. Hari ketiga, setelah masa kritis saya lewat, dokter membolehkan pulang. Yeah! Dan, tiba-tiba inbox hp saya penuh dengan sms yang berisi bermacam hal. Dari pelanggan yang tanya kapan kaos pesanannya jadi, tawaran kerja yang cukup menggiurkan dan prospek banget buat saya (dari perusahaan bonafit uy!), tawaran buat ngisi workshop, dan sekedar tanya kondisi udah sehat atau belum.

Cukup kecewa sih, karena sakit saya jadi ngga bisa menuhin order kaos tepat waktu, produksi beberapa jaket juga terbengkalai, tawaran kerja di sebuah perusahaan telekomunikasi juga melayang, dan workshop pun sampai ditunda beberapa minggu. Saya belajar satu hal dai kasus ini, ternyata kesehatan begitu berharga. Saking berharganya, hanya karena saya dua minggu sakit, semua agenda dan rejeki jadi berantakan.

Tapi, setelah dipikir-pikir, ternyata Allah punya rencana yang lebih baik lagi. Mungkin, saya memang disuruh liburan dulu buat sementara ini. Karena sakit, beberapa agenda saya memang mundur dari jadwal, beberapa lainnya malah ngga jadi terlaksana. Tapi karena sakit juga, akhirnya saya bisa ngerasain rasanya tidur tenang dirumah untuk beberapa saat. hehehehe.

Ternyata, dibalik setiap musibah yang kita alami, memang ada keindahan tersendiri buat kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s